BERITA / NEWS

Terobosan Digital Solusi Jitu UMKM Go Global

Jakarta, BIZNEWS.ID - Pandemi Covid 19 ternyata juga membawa dampak positif bagi UMKM Indonesia, bagaimana tidak, melalui sentuhan teknologi digital dan komunikasi mampu menjadi solusi tepat sasaran bagi UMKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan VP CSR & SMEEP PT Pertamina Arya Dwi Paramita dalam acara Webinar dengan tema “Transformasi Digital, Tertindas atau dilindas? Perspektif Komunikasi dan Kebangkitan Ekonomi” yang diselenggarakan STDI, STIKOM Interstudi, Forum Jurnalis dan recourcesasia.id, Rabu (07/04/2021).

Menurut Arya, teknologi digital telah membuka barrier penjualan produk-produk UKM yang selama ini banyak dilakukan di dalam negeri menjadi pasar yang bersifat global. "Kami memiliki mimpi besar dengan membuat sebuah event bagimana memasarkan produk yang selama ini secara langsung menjadi platform digital. Dan ternyata hasilnya jauh lebih besar daripada penjualan secara fisik langsung," ujar Arya.

Ia mencontohkan kegiatan Pertamina SMEXPO yang digelar secara online September tahun 2020 lalu. Menurutnya, kegiatan expo secara online mendapat antusiasme yang luar biasa dari pengunjung. Expo yang diikuti oleh 100 UMKM binaan dengan menjual 1780 produk pilihan mendapatkan rekor MURI sebagi pameran virtual dengan pilihan prduk terbanyak di Indonesia. "Pertamina SMEXPO dihadiri 34.063 visitor selama 3 hari dari target 10.000 dan dikunjungi oleh 38 negara  diseluruh dunia," tambahnya.

Menurutnya melalui teknologi digital dan online, UMKM yang sebelumnya hanya membidik pasar dalam negeri, telah menemukan pasarnya di luar negeri. "Potensi pemasarannya tinggi yang ditunjukkan pada saat kegiatan Business Forum yang mempertemukan para UMKM mitra binaan Pertamina dengan potential buyer di luar negeri. Mereka antusias. Ini menjadi potensi untuk meningkatkan pemasaran UMKM kita ke pasar ekspor sekaligus melakukan perbaikan kualitas produk menuju pasar global," lanjutnya.

Pertamina, lanjutnya, dalam menjalankan tanggungjawab sosial dan lingkungan telah melakukan program pembinaan UMKM melalui 8 program unggulan untuk UMKM naik kelas. Program yang telah dijalanan diantaranya UMKM Academy. Program ini membangun UMKM melalui pelatihan dari tradisional sampai menuju go global melalui fase digital dan online. "Konsep pelatihan online bertujuan agar UMKM tetap survive di masa pandemi," tambahnya.

Pertamina melakukan pendampingan terhadap UMKM dalam bertransformasi dari tradisional menuju global dengan memberikan banyak pelatihan diantaranya berikan pelatihan branding, kemasan, pelatihan akuntansi sederhana dan perpajakan. Pertamina juga memberikan pelatihan memalui sosmed, penjulan melalui marketplace dan pembuatan website, blog dan vlog.

Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI)  Kemenkominfo Ismail mengatakan pemanfaatan teknologi digital mampu mengakselerasi transformasi dan memberikan dampak positif pada institusi dan mampu menghapus barier antar sektor dan industri.

Menurutnya, laju digitalisasi di Indonesia bergerak lebih cepat akibat pandemi. “Indonesia masuk dalam fase digitalisasi yang ditandai dengan pemanfaatan penggunaan Teknologi Informasi dalam proses bisnis untuk mendapatkan benefit dari komten digital, pemanfaatan tata naskah secara daring, online learning maupun learning managemen sistem,” ujar Ismail.

Ismali berpendapat, meski dalam tahap digitalisasi, namun Indonesia juga bergerak menuju pada fase transformasi digital yang ditandai dengan pemanfaatan artificial intelegance (AI) untuk mempercepat perijinan, pemanfaatan AI untuk damand forcasting, inventory planning dalam rantai produksi dan pemanfaatan big data untuk pengambilan keputusan.

Terkait dengan hal itu, pemerintah tengah menyiapkan agenda trasformasi digital, diantaranya percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital, menata jajaran terkait untu persiapan peta jalan transformasi digital di sektor strategis, integrasi pusat data nasional, penyiapan SDM bertalenta digital dan memersiapkan reglasi, skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital.

Read More
Transformasi Digital Terlindas atau dilindas

Pandemi Covid 19 ternyata juga membawa dampak positif bagi UMKM Indonesia. Bagaimana tidak, melalui sentuhan teknologi digital dan komunikasi mampu menjadi solusi tepat sasaran bagi UMKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan VP CSR & SMEEP PT Pertamina Arya Dwi Paramita dalam acara Webinar dengan tema: “Transformasi Digital, Tertindas atau dilindas? Perspektif Komunikasi dan Kebangkitan Ekonomi.”

Acara itu diselenggarakan STDI, STIKOM Interstudi dan Forum Jurnalis.

Menurut Arya, teknologi digital telah membuka barrier penjualan produk-produk UKM yang selama ini banyak dilakukan di dalam negeri menjadi pasar yang bersifat global.

“Kami memiliki mimpi besar dengan membuat sebuah even bagimana memasarkan produk yang selama ini secara langsung menjadi platform digital. Dan ternyata hasilnya jauh lebih besar daripada penjualan secara fisik langsung,” ujar Arya.

Ia mencontohkan kegiatan Pertamina SMEXPO yang digelar secara online September tahun 2020 lalu.

Menurutnya, kegiatan expo secara online mendapat antusiasme yang luar biasa dari pengunjung.

Expo yang diikuti oleh 100 UMKM binaan dengan menjual 1.780 produk pilihan mendapatkan rekor MURI sebagi pameran virtual dengan pilihan produk terbanyak di Indonesia.

“Pertamina SMEXPO dihadiri 34.063 visitor selama 3 hari dari target 10.000 dan dikunjungi oleh 38 negara  di seluruh dunia,” tambahnya.

Menurutnya melalui teknologi digital dan online, UMKM yang sebelumnya hanya membidik pasar dalam negeri, telah menemukan pasarnya di luar negeri.

“Potensi pemasarannya tinggi yang ditunjukkan pada saat kegiatan Business Forum yang mempertemukan para UMKM mitra binaan Pertamina dengan potential buyer di luar negeri,” ujar VP CSR & SMEEP PT Pertamina.

Arya Dwi Paramita menjelaskan, “Mereka antusias. Ini menjadi potensi untuk meningkatkan pemasaran UMKM kita ke pasar ekspor sekaligus melakukan perbaikan kualitas produk menuju pasar global.”

Pertamina, lanjutnya, dalam menjalankan tanggungjawab sosial dan lingkungan telah melakukan program pembinaan UMKM melalui 8 program unggulan untuk UMKM naik kelas.

Seperti diketahui, program yang telah dijalanan diantaranya UMKM Academy.

Program ini membangun UMKM melalui pelatihan dari tradisional sampai menuju go global melalui fase digital dan online.

“Konsep pelatihan online bertujuan agar UMKM tetap survive di masa pandemi,” papar VP CSR & SMEEP PT Pertamina Arya Dwi Paramita.

Pertamina melakukan pendampingan terhadap UMKM dalam bertransformasi dari tradisional menuju global dengan memberikan banyak pelatihan.

Diantaranya yang dilakukan, memberikan pelatihan branding, kemasan, pelatihan akuntansi sederhana dan perpajakan.

Pertamina juga memberikan pelatihan memalui sosmed, penjulan melalui marketplace dan pembuatan website, blog dan vlog.

ada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI)  Kemenkominfo Ismail mengatakan pemanfaatan teknologi digital.

“Yang mampu mengakselerasi transformasi dan memberikan dampak positif pada institusi dan mampu menghapus barier antar sektor dan industri,” ujar Ismail.

Menurutnya, laju digitalisasi di Indonesia bergerak lebih cepat akibat pandemi.

“Indonesia masuk dalam fase digitalisasi yang ditandai dengan pemanfaatan penggunaan Teknologi Informasi dalam proses bisnis untuk mendapatkan benefit dari komten digital, pemanfaatan tata naskah secara daring, online learning maupun learning managemen sistem,” ujar Ismail.

Ismail berpendapat, meski dalam tahap digitalisasi, namun Indonesia juga bergerak menuju pada fase transformasi digital yang ditandai dengan pemanfaatan artificial intelegance (AI).

Tahap ini untuk mempercepat perijinan, pemanfaatan AI untuk damand forcasting, inventory planning dalam rantai produksi dan pemanfaatan big data untuk pengambilan keputusan.

Terkait dengan hal itu, pemerintah tengah menyiapkan agenda trasformasi digital, diantaranya percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital.

Juga untuk menata jajaran terkait untuk persiapan peta jalan transformasi digital di sektor strategis, integrasi pusat data nasional.

Yang juga ada penyiapan SDM bertalenta digital dan memersiapkan reglasi, skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital.(*)

Read More
Solusi Cerdas UMKM Go Global

Jakarta, Portonews.com – Pandemi Covid 19 ternyata juga membawa dampak positif bagi UMKM Indonesia, bagaimana tidak, melalui sentuhan teknologi digital dan komunikasi mampu menjadi solusi tepat sasaran bagi UMKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan VP CSR & SMEEP PT Pertamina Arya Dwi Paramita dalam acara Webinar dengan tema “Transformasi Digital, Tertindas atau dilindas? Perspektif Komunikasi dan Kebangkitan Ekonomi” yang diselenggarakan STDI, STIKOM Interstudi dan Forum Jurnalis.

Menurut Arya, teknologi digital telah membuka barrier penjualan produk-produk UKM yang selama ini banyak dilakukan di dalam negeri menjadi pasar yang bersifat global. “Kami memiliki mimpi besar dengan membuat sebuah event bagimana memasarkan produk yang selama ini secara langsung menjadi platform digital. Dan ternyata hasilnya jauh lebih besar daripada penjualan secara fisik langsung,” ujar Arya.

Ia mencontohkan kegiatan Pertamina SMEXPO yang digelar secara online September tahun 2020 lalu. Menurutnya, kegiatan expo secara online mendapat antusiasme yang luar biasa dari pengunjung. Expo yang diikuti oleh 100 UMKM binaan dengan menjual 1780 produk pilihan mendapatkan rekor MURI sebagi pameran virtual dengan pilihan prduk terbanyak di Indonesia. “Pertamina SMEXPO dihadiri 34.063 visitor selama 3 hari dari target 10.000 dan dikunjungi oleh 38 negara diseluruh dunia,” tambahnya.

Menurutnya melalui teknologi digital dan online, UMKM yang sebelumnya hanya membidik pasar dalam negeri, telah menemukan pasarnya di luar negeri. “Potensi pemasarannya tinggi yang ditunjukkan pada saat kegiatan Business Forum yang mempertemukan para UMKM mitra binaan Pertamina dengan potential buyer di luar negeri. Mereka antusias. Ini menjadi potensi untuk meningkatkan pemasaran UMKM kita ke pasar ekspor sekaligus melakukan perbaikan kualitas produk menuju pasar global,” lanjutnya.

Pertamina, lanjutnya, dalam menjalankan tanggungjawab sosial dan lingkungan telah melakukan program pembinaan UMKM melalui 8 program unggulan untuk UMKM naik kelas. Program yang telah dijalanan diantaranya UMKM Academy. Program ini membangun UMKM melalui pelatihan dari tradisional sampai menuju go global melalui fase digital dan online. “Konsep pelatihan online bertujuan agar UMKM tetap survive di masa pandemi,” tambahnya.

Pertamina melakukan pendampingan terhadap UMKM dalam bertransformasi dari tradisional menuju global dengan memberikan banyak pelatihan diantaranya berikan pelatihan branding, kemasan, pelatihan akuntansi sederhana dan perpajakan. Pertamina juga memberikan pelatihan memalui sosmed, penjulan melalui marketplace dan pembuatan website, blog dan vlog.

Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kemenkominfo Ismail mengatakan pemanfaatan teknologi digital mampu mengakselerasi transformasi dan memberikan dampak positif pada institusi dan mampu menghapus barier antar sektor dan industri.

Menurutnya, laju digitalisasi di Indonesia bergerak lebih cepat akibat pandemi. “Indonesia masuk dalam fase digitalisasi yang ditandai dengan pemanfaatan penggunaan Teknologi Informasi dalam proses bisnis untuk mendapatkan benefit dari komten digital, pemanfaatan tata naskah secara daring, online learning maupun learning managemen sistem,” ujar Ismail.

Ismali berpendapat, meski dalam tahap digitalisasi, namun Indonesia juga bergerak menuju pada fase transformasi digital yang ditandai dengan pemanfaatan artificial intelegance (AI) untuk mempercepat perijinan, pemanfaatan AI untuk damand forcasting, inventory planning dalam rantai produksi dan pemanfaatan big data untuk pengambilan keputusan.

Terkait dengan hal itu, pemerintah tengah menyiapkan agenda trasformasi digital, diantaranya percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital, menata jajaran terkait untu persiapan peta jalan transformasi digital di sektor strategis, integrasi pusat data nasional, penyiapan SDM bertalenta digital dan memersiapkan reglasi, skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital.

 

Read More
Jurus Jitu UMKM Go Global Tingkatkan Terobosan Digital

INDUSTRY.co.id - Jakarta-Pandemi Covid 19 ternyata juga membawa dampak positif bagi UMKM Indonesia, bagaimana tidak, melalui sentuhan teknologi digital dan komunikasi mampu menjadi solusi tepat sasaran bagi UMKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pernyataan tersebut disampaikan VP CSR & SMEEP PT Pertamina Arya Dwi Paramita dalam acara Webinar dengan tema “Transformasi Digital, Tertindas atau dilindas? Perspektif Komunikasi dan Kebangkitan Ekonomi” yang diselenggarakan STDI, STIKOM Interstudi dan Forum Jurnalis.

Menurut Arya, teknologi digital telah membuka barrier penjualan produk-produk UKM yang selama ini banyak dilakukan di dalam negeri menjadi pasar yang bersifat global. "Kami memiliki mimpi besar dengan membuat sebuah event bagimana memasarkan produk yang selama ini secara langsung menjadi platform digital. Dan ternyata hasilnya jauh lebih besar daripada penjualan secara fisik langsung," ujar Arya.

Ia mencontohkan kegiatan Pertamina SMEXPO yang digelar secara online September tahun 2020 lalu. Menurutnya, kegiatan expo secara online mendapat antusiasme yang luar biasa dari pengunjung. Expo yang diikuti oleh 100 UMKM binaan dengan menjual 1780 produk pilihan mendapatkan rekor MURI sebagi pameran virtual dengan pilihan prduk terbanyak di Indonesia. "Pertamina SMEXPO dihadiri 34.063 visitor selama 3 hari dari target 10.000 dan dikunjungi oleh 38 negara  diseluruh dunia," tambahnya.

Menurutnya melalui teknologi digital dan online, UMKM yang sebelumnya hanya membidik pasar dalam negeri, telah menemukan pasarnya di luar negeri. "Potensi pemasarannya tinggi yang ditunjukkan pada saat kegiatan Business Forum yang mempertemukan para UMKM mitra binaan Pertamina dengan potential buyer di luar negeri. Mereka antusias. Ini menjadi potensi untuk meningkatkan pemasaran UMKM kita ke pasar ekspor sekaligus melakukan perbaikan kualitas produk menuju pasar global," lanjutnya.

Pertamina, lanjutnya, dalam menjalankan tanggungjawab sosial dan lingkungan telah melakukan program pembinaan UMKM melalui 8 program unggulan untuk UMKM naik kelas. Program yang telah dijalanan diantaranya UMKM Academy. Program ini membangun UMKM melalui pelatihan dari tradisional sampai menuju go global melalui fase digital dan online. "Konsep pelatihan online bertujuan agar UMKM tetap survive di masa pandemi," tambahnya.

Pertamina melakukan pendampingan terhadap UMKM dalam bertransformasi dari tradisional menuju global dengan memberikan banyak pelatihan diantaranya berikan pelatihan branding, kemasan, pelatihan akuntansi sederhana dan perpajakan. Pertamina juga memberikan pelatihan memalui sosmed, penjulan melalui marketplace dan pembuatan website, blog dan vlog.

Pada kesempatan yang sama Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI)  Kemenkominfo Ismail mengatakan pemanfaatan teknologi digital mampu mengakselerasi transformasi dan memberikan dampak positif pada institusi dan mampu menghapus barier antar sektor dan industri.

Menurutnya, laju digitalisasi di Indonesia bergerak lebih cepat akibat pandemi. “Indonesia masuk dalam fase digitalisasi yang ditandai dengan pemanfaatan penggunaan Teknologi Informasi dalam proses bisnis untuk mendapatkan benefit dari komten digital, pemanfaatan tata naskah secara daring, online learning maupun learning managemen sistem,” ujar Ismail.

Ismali berpendapat, meski dalam tahap digitalisasi, namun Indonesia juga bergerak menuju pada fase transformasi digital yang ditandai dengan pemanfaatan artificial intelegance (AI) untuk mempercepat perijinan, pemanfaatan AI untuk damand forcasting, inventory planning dalam rantai produksi dan pemanfaatan big data untuk pengambilan keputusan.

Terkait dengan hal itu, pemerintah tengah menyiapkan agenda trasformasi digital, diantaranya percepatan perluasan akses dan peningkatan infrastruktur digital, menata jajaran terkait untu persiapan peta jalan transformasi digital di sektor strategis, integrasi pusat data nasional, penyiapan SDM bertalenta digital dan memersiapkan reglasi, skema pendanaan dan pembiayaan transformasi digital.

Read More

What people say?

InterStudi Minoritas Berkualitas

mri

Interstudi Programs

Menyelenggarakan berbagai bidang pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk memenuhi berbagai kesempatan kerja sesuai dengan perkembangan dunia usaha dan teknologi di era globalisasi.
SEKOLAH TINGGI ILMU KOMUNIKASI INTERSTUDI (STIKOM)

Sebagai institusi pendidikan, InterStudi berdiri sejak 10 Maret 1982. Berawal dari pendidikan singkat atau lembaga kursus dan pelatihan, InterStudi mengembangkan pendidikan melaui program pelatihan tiga bulan, enam bulan dan satu tahun untuk menghasilkan lulusan tenaga profesional di bidang sekretari, bahasa, manajemen, broadcasting, public relations, komputer dan desain.

Meningkatnya potensi dan minat lulusan maupun calon mahasiswa untuk dapat menempuh pendidikan yang lebih tinggi membuat InterStudi semakin berkomitmen untuk mengembangkan jenjang pendidikan pelatihan menjadi Diploma I, Diploma III, Sarjana Strata 1 dan Strata 2.

Diploma I dan Diploma III kemudian dikelola oleh Akademi Sekretari InterStudi yang juga masih mengelola program pelatihan enam bulan dan tiga bulan untuk bidang keahlian Sekretaris. Pengelolaan pendidikan jenjang Strata I dilakukan melalui penyelenggaraan program studi Ilmu Komunikasi dan Desain.

Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Interstudi (STIKOM) atau lebih di kenal dengan STIKOM InterStudi merupakan Perguruan Tinggi yang diasuh oleh Yayasan InterStudi yang didirikan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 119/D/O/1998 tanggal 28 Agustus 1998 berupa pemberian ijin terdaftar untuk Program Studi Ilmu Komunikasi untuk Jenjang Program Studi Sarjana Strata 1 dan Program Diploma Tiga (D III). Ilmu Komunikasi dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi InterStudi yang memiliki konsentrasi peminatan Hubungan Masyarakat, Penyiaran, Periklanan dan Komunikasi Bisnis.

Pada tahun 2008 STIKOM InterStudi membuka Program Magister Ilmu Komunikasi sebagaimana ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan Nasional nomor 4008/D/T/2007 tertanggal 29 Nopember 2007.

  1. Visi, Misi, Tujuan, Strategi, dan Tata nilai
  • Visi

Menjadi Perguruan Tinggi terkemuka serta diakui sebagai pusat unggulan pengembangan ilmu komunikasi yang menghasilkan tenaga profesional, akademik dan riset dalam industri kreatif pada tahun 2030.

  • Misi
  1. Menyiapkan peserta didik dan tenaga pengajar yang profesional untuk melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang komunikasi yang mampu bersaing secara nasional dalam industri kreatif
  2. Mengembangkan kompetensi akademik dan keterampilan komunikasi yang memberikan manfaat dan menyebarkannya demi kepentingan Industri kreatif
  3. Menumbuhkembangkan penelitian dasar dan terapan ilmu komunikasi dalam masyarakat dan industri kreatif
  • Tujuan
  1. Menghasilkan sumber daya manusia di bidang komunikasi yang diperlukan oleh masyarakat dan industri kreatif
  2. Mendidik calon praktisi dan akademisi komunikasi yang kompetitif dan bermanfaat bagi kepentingan masyarakat dan industri kreatif
  3. Menerbitkan publikasi ilmiah yang berbasis riset dasar dan terapan dalam ilmu komunikasi dan industri kreatif
  • Strategi

Strategi pencapaian visi, misi dan tujuan ditetapkan melalui tahapan perencanaan yang disesuaikan dengan sasaran tonggak-tonggak capaian (milestones) STIKOM InterStudi dan tertuang dalam Rencana Strategis (RENSTRA) 2016-2020 yang disahkan melalui Surat Keputusan Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi InterStudi No.005/SK/STIKOM/VI/2018 dan dirincikan melalui pilar strategi meliputi:

  1. Pemantapan mutu akademik diimplementasikan melalui reorientasi kurikulum program guna meningkatkan relevansi mutu capaian pembelajaran yang secara konsisten ditunjang dengan peningkatan mutu bahan ajar, mutu tenaga pengajar dan tenaga kependidikan serta mutu mahasiswa sehingga akan berkontribusi pada peningkatan mutu metode pembelajaran kolaboratif yang mengarah pada pemantapan kompetensi lulusan.
  2. Pemantapan tata kelola manajemen dan keuangan berfokus pada implementasi tata kelola yang ditunjang dengan pengelolaan manajemen dan keuangan guna pencapaian tujuan dan target sasaran strategis institusi yang secara konsisten dievaluasi sebagai gambaran kinerja Program.
  3. Relevansi luaran penelitian diimplementasikan melalui reorientasi riset tematik sesuai perkembangan inovasi dan digitalisasi industri melalui diseminasi produk penelitian dan pemanfaatan luaran penelitian.
  4. Ketiga strategi tersebut kemudian dioptimalkan dengan pemantapan kerjasama kemitraan melalui penyelarasan bentuk kerjasama kemitraan dan optimalisasi lingkup kerjasama dan kemitraan (nasional dan internasional).

Penetapan strategi diperkuat dengan penerapan nilai-nilai yang menjadi landasan dalam mewujudkan tujuan, diantaranya;

  1. Integrity; yang dilaksanakan dengan menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab dan komitmen memajukan serta mencerdaskan bangsa melalui wawasan, kompetensi, keilmuan, dan pengetahuan ilmu komunikasi
  2. Creativity; yang maknai sebagai semangat kreatifitas dalam penyelenggaraan pelayanan Tridharma Perguruan Tinggi sehingga segala peluang maupun tantangan pengelolaan institusi dapat dijadikan sumber kreatifitas pengembangan STIKOM InterStudi
  3. Society; bahwa sebagai bagian dalam masyarakat dan negara, STIKOM InterStudi melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi dengan memegang nilai-nilai sosial dan kultural, mentaati segala norma dan nilai dalam berbangsa dan bermasyarakat (Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika).

Program S1 : Konsentrasi peminatan

Hubungan Masyarakat, Penyiaran, Periklanan dan Komunikasi Bisnis

Program S2 : Konsentrasi peminatan

Strategic Communication | Entertainment Communication

Fasilitas :

Perpustakaan | Ruang Ibadah | Lab. Komputer | Auditorium | Studio TV | Studio Radio | Studio Editing | Studio Fotografi | Wi-Fi | Kantin

Kampus STIKOM :

Jl. Wijaya II No. 62
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
T. (021) 7262111
F. (021) 72798060

SEKOLAH TINGGI DESAIN INTERSTUDI (STDI)

STDI PROFILE

Pada tahun 2007 InterStudi mendirikan Sekolah Tinggi Desain InterStudi (STDI) yang merupakan Sekolah Tinggi dibidang Desain pertama di Jakarta, dimana lulusannya berhak menyandang gelar Sarjana Desain (S.Ds). Profesi desainer selalu menarik, tidak saja karena kemampuannya membuat berbagai produk seperti rumah tinggal, kemasan, busana, dsb, tampak atraktif, tapi juga memberikan nilai-nilai estetika yang menyenangkan terutama dilihat dari sisi keindahan dan kenyamanan (comfort & beauty). Disamping itu prospek karirnya juga cukup terbuka dan menantang, itulah yang membuat pendidikan dibidang desain semakin diminati.

Visi:

Menjadikan Sekolah Tinggi Desain InterStudi (STDI) sebagai Perguruan Tinggi yang berkualitas, memiliki keunggulan kompetitif dan antisipasif terhadap dinamika desain kini dan masa mendatang serta memiliki kompetensi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan desain

Misi:

  1. Mencetak tenaga terampil dan praktisi desain yang profesional di bidangnya, mampu berfikir secara ilmiah dan berwawasan luas
  2. Dapat bekerja mandiri dan berwirausaha dalam berkarya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat.

Program S1

Desain Komunikasi Visual, Desain Multimedia, Desain Interior, Desain Busana

Fasilitas:
Perpustakaan, Lab. Komputer, Lab. Macintosh, Studio Workshop, Studio Fotografi, Ruang Ibadah, Ruang Praktika, Wi-Fi, Kantin

Kampus STDI

Jl. Kapten Tendean No.2
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
T. (021) 71793985
F. (021) 71790477

AKADEMI SEKRETARI INTERSTUDI (AKSEK)

AKSEK PROFILE

Akademi Sekretari (AKSEK) InterStudi adalah perguruan tinggi yang pertama berdiri dibawah naungan InterStudi. Diawali dengan penyelenggaraan studi kesekretarisan program 6 bulan yang kemudian diselenggarakan juga program 1 tahun. Hingga pada tahun 1998 diselenggarakan program D3 kesekretarisan seiring dengan perkembangan dan kebutuhan tenaga sekretaris.

AKSEK InterStudi telah memperoleh Akreditasi dari BAN-PTS, dan telah menghasilkan ribuan alumni yang telah bekerja di berbagai perusahaan. AKSEK InterStudi diasuh oleh praktisi dan akademisi yang menjamin mutu pendidikan dan lulusan. Didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, serta kegiatan mahasiswa yang beragam seperti Secretarial Camp, paduan suara, kesenian, olah raga, dll.

Visi :

Menjadi Akademi Sekretari terkemuka, konsisten dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia sesuai dengan kebutuhan global

Misi :

Melaksanakan pendidikan sekretari secara profesional seiring dengan perkembangan dunia usaha dan teknologi dalam era globalisasi melalui kurikulum berbasis kompetensi.

Program yang diselenggarakan :

Diploma 3, Diploma 1, 6 Bulan, 3 Bulan

Fasilitas :

Perpustakaan, Lab. Komputer, Lab. Perkantoran, Ruang Ibadah, Wifi, Kantin

Kampus AKSEK

Jl. Bulungan No.6
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
T. (021) 7250437
F. (021) 7257128

PELATIHAN

PELATIHAN PROFILE

InterStudi mengadakan berbagai program Pelatihan/Pendidikan Praktis, yang telah berjalan sejak tahun 1982. Jenis-jenis program yang diselenggarakan terus bertambah dan berkembang, karena disesuaikan dengan kebutuhan yang terus berubah dari waktu ke waktu. Masa studi yang diselenggarakan beragam, dari program diploma 1 tahun, hingga program singkat 2 hari

Lokasi lokasi studi berada di tempat yang strategis sehingga mudah dijangkau. Program pelatihan ini merupakan pilihan yang tepat bagi seseorang yang ingin mengembangkan diri, karena penggunaan kurikulum yang tepat guna serta pengajar yang kompeten di bidangnya.

Selain itu InterStudi juga memiliki Divisi InHouse Training yang disiapkan khusus untuk mengadakan training dan short course bagi suatu perusahaan atau organisasi. Bisa dipilih berbagai program studi yang sudah ada, atau bahkan ‘Tailor Made’ dimana InterStudi menyesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Program InHouse Training ini sangat fleksibel, karena waktu dan tempat studi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Berbagai perusahaan atau organisasi pemerintah dan swasta yang tidak hanya berbasis di Jakarta tetapi juga di luar Pulau Jawa seperti Kalimantan mempercayakan InterStudi untuk melaksanakan training bagi karyawannya.

Fasilitas :

  • Ruang studi ber – AC
  • Lokasi yang strategis dan mudah dijangkau
  • Laboratorium komputer
  • Staf Pengajar Akademisi & Praktisi yang ahli dibidangnya
  • Bursa Kerja InterStudi membantu penempatan kerja lulusannya
  • Telah memperoleh beberapa penghargaan sebagai Lembaga Pelatihan Berprestasi
  • Free Internet (Wifi)

Informasi & Tempat Studi :
Cabang Bulungan
Jl. Bulungan No.6 (Depan SMU 70)
Kebayoran Baru. Jakarta Selatan
Telp. (021) 7250437
Fax. (021) 7258273

Cabang Sunda
Jl. Sunda No.7 Lt.IV (Samping Sarinah)
Menteng. Jakarta Pusat
Telp. (021) 3150105
Fax (021) 3102463

MAGISTER ILMU KOMUNIKASI Pascasarjana S2

STRATEGIC COMMUNICATION

Mengembangkan kemampuan mahasiswa menerapkan ilmu yang telah diperoleh pada level sebelumnya (S1) dengan membekali penerapannya pada area praktis: Institusi pemerintahan, dunia usaha, organisasi non profit, maupun pengembangan strategi komunikasi untuk mendukung kebutuhan politik, personal maupun organisasi.

Peminatan

  • Corporate Communication
  • Integrated Marketing Communication

PROGRAM S2 (Pascasarjana)

MAGISTER ILMU KOMUNIKASI

Konsentrasi :

STRATEGIC COMMUNICATION
(Corporate Communication, Integrated  Marketing Communication, Manajemen Multimedia, Manajemen Komunikasi Politik).

Waktu Studi :
Seminggu 3 kali (18.30 – 20.45)
Kelas khusus Sabtu (08.00 – 16.00)

ENTERTAINMENT COMMUNICATION

Pemahaman tentang berbagai konsep, teori dan kasus dalam industri entertainment dikaitkan dengan struktur industri media komunikasi baik media cetak, media elektronik dan bentuk media modern lainnya, Bisnis entertainment merupakan driving force bagi tata ekonomi dunia baru. Para ilmuwan sosial memandang perlu mengkaji aspek psikologs dalam konteks bisnis ini. Oleh karenanya peserta mendapat kesempatan untuk mendalami dan memahami teori psikologi yang dikaitkan dengan media massa, marketing, serta menerapkannya dalam dunia entertainment.

Waktu Perkuliahan

Kelas Malam, Senin, Rabu & Jumat
18.30 – 20.45 (1 sesi)
Kelas Khusus Sabtu
08.00 – 16.00 (3 sesi)

Lokasi :
Kampus STIKOM InterStudi.
Jl. Wijaya II No.62,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,
T. (021) 7395305
F. (021) 7395726

 

PUBLIC RELATIONS

Program S1

InterStudi merupakan salah satu perintis dan pelopor pendidikan Public Relations di Indonesia. Profesi PR akan terus diminati karena terus dibutuhkan oleh berbagai perusahaan dalam upaya meningkatkan kepercayaan dan citranya. Peran dan fungsi PR diperlukan oleh hampir
di seluruh organisasi dan perusahaan

Peminatan:
Corporate Communication , Public Relations Political Campaign, Marketing Public Relations

Mata kuliah antara lain:
Cyber PR, Corporate Social Responsibility, Integrated Marketing Communication, Lobi & Negosiasi, MC & Protokoler, Media & Press Relations, Opini Public & Pembentukan Citra, Event Organizer, Public Speaking, Manajemen Isu & Krisis, dll

Prospek Karir:
Staf PR/Humas Perusahaan (PR Officer), Press Relations Officer, Guest/Tenant Relations, Customer Service, Event Organizer, dll

 

Kelas Eksekutif (Program S1)

Tepat bagi yang sedang bekerja. Dimungkinkan selesai dalam waktu 3,5 tahun.

Waktu Perkuliahan
Seminggu 3 (tiga) kali pertemuan. pukul 18.00 – 21.00.